ALAMAT RESTORAN : I. Jl. Raya H. Ten No. 7A Jakarta Timur No. Telp (021) 475.2128 / (021) 472.2565 / 0813.9079.6246 II. Jl. Raya Pondok Kelapa Blok G1 No. 9A Kalimalang Jakarta Timur Telp (021) 8690.1028 / 0813.9887.5220 III. Jl. Jatiwaringin Raya No. 28B Pondok Gede Jakarta Timur Telp (021) 8497.2233 /0813.1409.1715 VI. Jl. Raya Tipar Cakung Semper Barat, Jakarta Utara Telp (021) 7095.5049 / 0813.9079.6246 V. Jl. Margonda Raya Depok Telp (021) 4955.4453 / 0813.8344.5957

AGTL NY NANI S.

Sajian menu istimewa siap memanjakan acara kuliner anda! Kunjungi kami di 4 cabang di Jakarta dan dapatkan sensasi mak nyuss di lidah anda!

Untuk segala kebutuhan acara anda, percayakan kepada kami. 6000 boks nasi kardus sanggup kami layani dalam sekali pengiriman!Cepat, tepat dan efisien.

Menggigit Ayam Memanjakan Gigi

Menikmati Ayam sampai ke tulang tulangnya di Ayam Goreng Tulang Lunak Ny. Nani.S

Jika kita makan ayam goreng atau ayam bakar, tulangnya pasti kita buang kan? Nah, berkat semangat suami istri bernama Sugiono di awal tahun 90an, stigma tulang dibuang kini sudah bisa dihilangkan dari pikiran kita.

agtl-krecek

Karena ayam goreng dan ayam bakar bikinan Ibu Nani Sugiono ini benar benar bisa dimakan sampai ke tulang tulangnya. Bukan hanya tulang tipisnya aja, bahkan tulang besarnya juga bisa dimakan. Saat itu saya melihat seorang pria bernama Sarya, yang ternyata merupakan pelanggan setia ayam Ibu Nani sejak pertama kali buka di kawasan H. Ten Rawasari Jakarta Timur ini. Dia makan sampai kucing gak dibagi istilahnya. Piringnya benar benar bersih tanpa tulang. Padahal dia makan ayam bakar bagian dada lo. “Enak sih, lagian setahu saya tulang itu kan kalsiumnya banyak, bagus untuk tulang”, katanya sambil tetap meng-kriuk tulang.

Nah, kalau tulangnya aja udah empuk banget, apalagi dagingnya kan ya??? Bisa diistilahkan, kakek nenek juga bisa makan tanpa perlu cape ngunyah … hehehee, empuk banget dengan bumbu pedas yang melekat. Yupuuuiii, nggak usa pake sambel, ayam bakar maupun goreng disini sudah memiliki ciri khas ‘agak pedas’. Jadi ketika dicocol kecap, rasanya udah kayak nyocol sambel dengan tingkat kepedasan rendah. Dan begitu dicocol sambelnya? ya pedes banget lah hehehee …

Tapi saya heran, tulangnya empuuuk sampai bisa dimakan, namun dagingnya masih utuh nggak rusak alias tampak seperti bukan menggunakan presto. Daripada penasaran, saya pun tanya pada Pak Sugiono, “Oya kita nggak pakai presto. Kita dulu waktu uji coba sih pernah coba pakai presto hasilnya, dagingnya jadi hancur. Akhirnya setelah eksperimen 5 tahun dan menghabiskan puluhan ayam, ketemulah formula tulang lunak tanpa presto. Hasilnya, ya ini, Tulang Lunak Ny Nani S. Hm,… tapi kita nggak pakai bahan kimia loh, untuk melunakkan tulang ayam ini kita menggunakan berbagai racikan dari rempah rempah Indonesia. Makanya, kalau anda makan, bumbunya itu merasuk banget. Ya itu rahasia. Salah satu rempah tersebut adalah sereh, sereh ini memiliki kemampuan nggak cuma menghilangkan amis tapi juga melunakkan. Dan tentunya selain sereh kita gunakan rempah lainnya yang turut mendukung proses pelunakan tulang”.

Wow … luar biasa ya … Hebatnya lagi ketika coba coba resep dan harus membuang puluhan ayam selama bertahun tahun itu, kondisi ekonomi Pak Sugiono belumlah seperti saat ini yang dalam sehari mampu menjual ribuan potong ayam bakar maupun goreng.

Saat itu ia hanyalah supir taxi dan harus menghidupi keluarga dan 7 keluarga adik adiknya. Keinginan mengubah nasib dan pemikiran yang jauh ke depan lah yang memicunya untuk terus kreatif dalam menyajikan menu yang unik, lezat dan memasyarakat dengan harga terjangkau.

Warungnya pun dulu tak permanen, melainkan kaki lima di depan masjid Salman Al Farisi kantor Bulog di jalan Raya H. Ten. Lalu, setelah ada rejeki, mulai mengontrak dan akhirnya tak hanya mampu membeli tanah untuk warung, bahkan beberapa petak tanah sekaligus.

Mulai dari tanah untuk rumah tinggal, tanah untuk beternak ayam sendiri hingga beberapa rumah lagi untuk saudaranya membuka usaha percetakan yang dimanfaatkan untuk mencetak sendiri dus delivery. Ya,… pengembangan usaha berbasis keluarga, sehingga uang tak kemana mana inilah yang semakin mengibarkan bendera AGTL atau Ayam Goreng Tulang Lunak Ny Nani S.

Dilirik sejumlah Media Televisi dan Cetak Nasional

suasana-agtl
Menjelang tahun 2005, kegigihan keluarga Sugiono ini akhirnya dilirik oleh sejumlah media sebagai berita inspiratif. Um, yang pernah saya lihat sih ada di ANTV, GlobalTV, TransTV dan Trans7. Sedangkan media cetak yang pernah meliput kisah inspiratif ini (Berita peliputan di dokumentasi dengan rapi di dinding oleh Mantu Sugiono, yakni Nurcahyo, sehingga bisa kita nikmati sambil menunggu pesanan) adalah Tabloid Info Kuliner, Koran Wartakota, Tabloid Kontan, Majalah Pengusaha, Tabloid Peluang Usaha, Tabloid Prestasi dan waduh masih banyak banget.

Saya sendiri tahu AGTL juga dari pemberitaan media media ini. Bahkan AGTL juga masuk dalam buku 100 tempat makan paling di incar di jakarta terbitan TransMedia. Wah wah wah …

Oya, kalau makan disini, minuman yang ada pun cukup heboh. Sebut aja Es Beken (Beras Kencur), atau Es Kunas (Kunir Asem) dan Es Gulas (Gula Asem). Bahkan ada juga yang bernama Es Sari Lidah Buaya, Sari Rumput Laut dan Kopi Mineral.

Mampu menyediakan pesanan hingga 6000 box dalam sehari

Oya, ini juga merupakan kelebihan dari AGTL yang menjadi tolak ukur bagi media dalam melakukan peliputan. Yaitu meski bukan sebuah resto berukuran besar dengan dapur yang super lebar, AGTL sanggupan menyediakan 6000 box makanan dalam sehari. Dimana, selama ini pesanan tak pernah mendapat komplain. Ow, darimana saya tau itu?

Dari fakta dong. Fakta bahwa pelanggan nasi box AGTL merupakan pelanggan setia yang sudah bertahun tahun menggunakan jasa AGTL untuk kebutuhan makan acara mereka. Seperti Astra Daihatsu Sunter, BUMN, Rumah Sakit Islam, B-POM, Adira Finance, JICT Tanjung Priok, DPR dan masih banyak lagi bahkan baru-baru ini AGTL juga menjadi pemasok makanan di Kongres Partai Demokrat di JCC.

Nah, ini kalau mau tau pilihan paket AGTL. Bila nasi putih diganti dengan nasi uduk, maka harga ditambah Rp 1.000,- plus bonus krupuk :

Paket Rp 19.000,- Nasi Putih, Ayam Bakar/Goreng, Sambal dan Lalapan.

Paket Rp 23.000,- Nasi Putih, Gudeg Krecek, Ayam Bakar/Goreng, Sambal dan Lalapan.

Paket Rp 26.000,- Nasi Putih, Ayam Bakar/Goreng,  Gudeg Krecek, Tempe + Tahu Bacem, Sambal dan Lalapan.

Paket Rp 29.000,- Nasi Putih, Ayam Bakar/Goreng, Gudeg Krecek, Tempe + Tahu Bacem, Pisang, Sambal dan Lalapan dan Air Mineral.

Paket Rp 18.000,- Nasi Putih, Gudeg Krecek, Telur, Sambal dan Lalapan.

Paket Rp 19.000,- Nasi Putih, Ayam Opor, Gudeg Krecek, Sambal dan Lalapan.

persembahanagtl

Alamat Wisata Kuliner : Ayam Goreng Tulang Lunak Ny. Nani. S

I. Jl. Raya H. Ten No. 7A Jakarta Timur No. Telp (021) 475.2128 / (021) 472.2565 / 0813.9079.6246

II. Jl. Raya Pondok Kelapa Blok G1 No. 9A Kalimalang Jakarta Timur Telp (021) 8690.1028 / 0813.9887.5220

III. Jl. Jatiwaringin Raya No. 28B Pondok Gede Jakarta Timur Telp (021) 8497.2233 /0813.1409.1715

VI. Jl. Raya Tipar Cakung Semper Barat, Jakarta Utara Telp (021) 7095.5049 / 0813.9079.6246

V. Jl. Margonda Raya Depok Telp (021) 4955.4453 / 0813.8344.5957